Buku

Ahli Waris Sepertalian Darah: Kajian Perbandingan terhadap Penalaran Hazairin dan Penalaran Fikih Mazhab

INIS, Jakarta · 1998

Ringkasan

Disertasi Prof. Dr. Al Yasa Abubakar, guru besar Fakultas Syariah IAIN (kini UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan kemudian Kepala Dinas Syariat Islam Aceh pertama, yang membandingkan dua cara penalaran dalam menentukan ahli waris sepertalian darah. Di satu sisi terdapat penalaran fikih mazhab, khususnya Syafi'i dan Sunni klasik, yang membagi kerabat ke dalam ashab al-furud, 'asabah, dan dzawi al-arham dengan corak patrilineal. Di sisi lain terdapat teori kewarisan bilateral Hazairin, yang membaca ulang ayat-ayat waris Al-Qur'an dengan bantuan antropologi hukum dan menolak pembedaan garis laki-laki dan perempuan, termasuk melalui konsep ahli waris pengganti (mawali). Al Yasa menguji kedua penalaran itu dari segi metodologi ushul fikih, penafsiran nas, dan konsekuensinya bagi pembagian harta, lalu menilai relevansinya bagi pembaruan hukum kewarisan dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Buku ini menjadi rujukan penting kajian hukum kewarisan Islam dan pemikiran hukum Islam Indonesia.

Nomor inventaris
KBA-BKU-1998-0002
Jenis dokumen
Buku
Sumber terbitan
INIS, Jakarta
Tanggal terbit
1998
Penulis
Al Yasa Abubakar
Klasifikasi LC
KBP — Hukum Islam
Subjek LCSH
Inheritance and succession (Islamic law)
Kategori BISAC
LAW119000 LAW / Islamic
Bahasa
Indonesia
Keterangan
Buku karya Al Yasa Abubakar, terbitan 1998 (seri INIS). Salinan dengan label perpustakaan pada sampul depan.
Status hak cipta
Koleksi pribadi KBA13 Academy
Koleksi
Buku

Cara mengutip

Al Yasa Abubakar, “Ahli Waris Sepertalian Darah: Kajian Perbandingan terhadap Penalaran Hazairin dan Penalaran Fikih Mazhab”, INIS, Jakarta, 1998. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-1998-0002.