Menantikan Sang Pemenang; Rousseff Unggul Tipis dalam "Polling"
Kompas · 2014-10-22
Ringkasan
Kliping dua tulisan dari harian Kompas, Rabu, 22 Oktober 2014, sehari setelah pelantikan Presiden Joko Widodo. Artikel opini "Menantikan Sang Pemenang" karya Sri Palupi, peneliti Institute for Ecosoc Rights, menanggapi perebutan kursi pimpinan DPR dan MPR antara Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat dengan menegaskan bahwa kemenangan sejati dalam politik adalah mewujudkan kebaikan bersama, bukan jabatan. Ia mengkritik ukuran keberhasilan yang artifisial seperti PDB dan pertumbuhan, menyoroti ketimpangan, eksploitasi sumber daya, dan konflik agraria, lalu memperkenalkan ekonomi kebahagiaan dan konsep Gross National Happiness Bhutan, resolusi PBB 19 Juli 2011, serta survei UN SDSN yang menempatkan rakyat Indonesia kurang bahagia; menurutnya ketidakbahagiaan itulah yang mendorong rakyat memilih Jokowi. Di bawahnya terdapat berita internasional "Rousseff Unggul Tipis dalam Polling" (Reuters/AFP) tentang jajak pendapat Datafolha dan MDA menjelang putaran kedua pemilu presiden Brasil antara Dilma Rousseff dan Aecio Neves.
Cara mengutip
Sri Palupi, “Menantikan Sang Pemenang; Rousseff Unggul Tipis dalam "Polling"”, Kompas, 2014-10-22. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-KLP-2014-0007.

