Kliping

Menang dan Kalah dalam Politik

Kompas · 2014-11-08

Ringkasan

Artikel opini Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dan Menteri Koordinator Perekonomian, di harian Kompas, dengan ilustrasi Jitet. Ia membuka dengan kenangan pertemuan terakhir Presiden Bill Clinton dan Presiden Abdurrahman Wahid di Gedung Putih, ketika Clinton berharap Indonesia membuktikan bahwa Islam dan demokrasi sejalan, lalu pengalamannya menyiapkan Pemilu 2004 di Kabinet Gotong Royong bersama Boediono dan Burhanuddin Abdullah. Penulis kemudian menyampaikan sumbangan pikiran kepada pihak yang menang dan kalah setelah Pemilu 2014: politik adalah seni berkompromi seperti dicontohkan para pendiri bangsa, kepentingan jangka pendek dan politik dagang sapi mudah merapuhkan koalisi, kemenangan bukan jaminan untuk pemilu berikutnya, dan sikap the winner takes all tidak cocok dengan budaya musyawarah-mufakat dan gotong royong. Ia mengingatkan bahwa setiap kekuasaan memiliki sumber akhir dan berharap generasi milenial belajar dari sejarah NKRI.

Nomor inventaris
KBA-KLP-2014-0020
Jenis dokumen
Kliping
Sumber terbitan
Kompas
Tanggal terbit
2014-11-08
Penulis
Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
Klasifikasi LC
JQ760–779 — Pemerintahan dan politik Indonesia
Subjek LCSH
Indonesia -- Politics and government -- 1998-
Kategori BISAC
POL054000 POLITICAL SCIENCE / World / Asian
Bahasa
Indonesia
Keterangan
Kliping artikel opini harian Kompas, Sabtu, 8 November 2014, dengan ilustrasi Jitet.
Status hak cipta
Koleksi pribadi KBA13 Academy
Koleksi
Kliping

Cara mengutip

Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, “Menang dan Kalah dalam Politik”, Kompas, 2014-11-08. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-KLP-2014-0020.