Masyarakat Muslim Bali di Klungkung, Karangasem dan Bangli
Calpulis, Yogyakarta · 2016
Ringkasan
Hasil penelitian tim peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI (M. Hamdan Basyar, Dhurorudin Mashad, Heru Cahyono, Indriana Kartini, Afadlal, dan Riza Sihbudi) tentang komunitas Muslim minoritas di tiga kabupaten Bali timur: Klungkung, Karangasem, dan Bangli. Buku ini menelusuri asal-usul kampung-kampung Islam seperti Kampung Gelgel, Kecicang, Saren Jawa, dan Kepaon yang terbentuk sejak masa kerajaan Bali melalui prajurit, pedagang, dan abdi dalem asal Jawa, Madura, Bugis, dan Lombok yang diterima raja-raja Hindu. Para penulis menganalisis bagaimana Muslim Bali membangun identitas keagamaan sambil berakar dalam budaya lokal, termasuk penggunaan nama, bahasa, banjar, dan tradisi menyama braya (persaudaraan) dengan umat Hindu, serta dinamika hubungan antarumat pascabom Bali dan menguatnya identitas ajeg Bali. Kajian ini menawarkan potret kerukunan, akomodasi budaya, dan tantangan politik identitas bagi minoritas Muslim di tengah mayoritas Hindu.
Cara mengutip
M. Hamdan Basyar, Dhurorudin Mashad, Heru Cahyono, Indriana Kartini, Afadlal, Riza Sihbudi, “Masyarakat Muslim Bali di Klungkung, Karangasem dan Bangli”, Calpulis, Yogyakarta, 2016. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-2016-0002.