Sulalat al-Salatin ya'ni Perteturun Segala Raja-Raja (Sejarah Melayu)
Yayasan Karyawan dan Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur · 2009
Ringkasan
Edisi kajian Sulalat al-Salatin, yang lebih dikenal sebagai Sejarah Melayu, karya Tun Seri Lanang (Tun Muhammad), Bendahara Kesultanan Johor yang menyusun atau menyunting teks ini sekitar 1612 dan kemudian dibawa ke Aceh, tempat ia menjadi Uleebalang Samalanga. Teks dikaji dan diperkenalkan oleh Sasterawan Negara Malaysia Prof. Muhammad Haji Salleh dan diterbitkan dalam seri karya agung Yayasan Karyawan bersama Dewan Bahasa dan Pustaka. Sulalat al-Salatin mengisahkan asal-usul raja-raja Melayu dari keturunan Iskandar Zulkarnain di Bukit Siguntang, berdirinya Singapura dan Melaka, masuknya Islam ke istana Melaka, kebesaran Melaka sebagai pusat perdagangan dan dakwah, tokoh-tokoh seperti Tun Perak, Hang Tuah, dan Tun Mutahir, hingga jatuhnya Melaka ke tangan Portugis pada 1511. Lebih dari sekadar kronik, karya ini merumuskan konsep daulat dan derhaka, waadat antara raja dan rakyat, serta adab pemerintahan Melayu-Islam, sehingga menjadi teks dasar historiografi, sastra, dan pemikiran politik dunia Melayu. Pengantar Muhammad Haji Salleh membahas naskah-naskah, versi, dan nilai estetik teks ini.
Cara mengutip
Tun Seri Lanang, Muhammad Haji Salleh (pengkaji dan pengantar), “Sulalat al-Salatin ya'ni Perteturun Segala Raja-Raja (Sejarah Melayu)”, Yayasan Karyawan dan Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, 2009. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-2009-0002.