Kucing, Tikus, dan Amien Rais
Tabloid Adil · No. 01, Tahun ke-66, 1–7 Oktober 1997; 2 halaman · 1997-10-01
Ringkasan
Artikel Rizal Panggabean, peneliti PSKP UGM, yang memakai fabel masyarakat tikus yang ingin memasang lonceng di leher kucing untuk membaca peran Amien Rais pada akhir Orde Baru. Amien digambarkan sebagai "tikus par excellence" yang berani menyoroti hegemoni kekuasaan, dari kasus Bapindo, Busang, dan Freeport hingga suksesi dan pembatasan masa jabatan presiden. Rizal menguraikan gaya kritik Amien, reaksi kawan dan lawan, perhatian pers yang menjadikannya cover boy berbagai majalah, serta dua persoalan strategis: mahalnya risiko ancaman kekuasaan dan sulitnya sebagian kalangan menerima pentingnya lonceng transformasi dan demokratisasi.
Cara mengutip
Rizal Panggabean, “Kucing, Tikus, dan Amien Rais”, Tabloid Adil, No. 01, Tahun ke-66, 1–7 Oktober 1997; 2 halaman, 1997-10-01. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-KLP-1997-0006.