Buku

Spiritual Intelligence: Awakening the Power of Your Spirituality and Intuition

Hodder & Stoughton, London · Tahun, cetakan, jumlah halaman, dan ISBN eksemplar belum diperiksa. Rujukan pembanding: London: Hodder & Stoughton, 2000/2001, ISBN 978-0-340-73394-3; satu katalog mencatat 357 hlm. (belum diverifikasi pada halaman hak cipta eksemplar) · Tanpa tahun

Ringkasan

Buku pengembangan diri spiritual karya Michal Levin, mantan jurnalis program Newsnight BBC dan konsultan manajemen yang beralih menjadi guru meditasi dan penyembuh. Berangkat dari pengamatan bahwa banyak orang yang telah meraih kekayaan, keberhasilan, dan pendidikan tetap merasakan kekosongan batin, Levin menawarkan panduan perjalanan spiritual pribadi: menerima dimensi spiritual dalam diri, mengasah intuisi, dan menerapkan keduanya dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan spiritual di sini dipahami secara lintas agama sebagai kepekaan batin untuk menangkap makna dan keterhubungan. Terbit pada gelombang popularitas kecerdasan emosional dan konsep SQ sekitar tahun 2000, buku ini termasuk genre tubuh, pikiran, dan jiwa, bukan kajian akademik. Bagi pembaca Indonesia, buku ini berguna sebagai dokumen budaya untuk memahami arus global yang turut membentuk wacana kecerdasan spiritual dan pelatihan ESQ, serta untuk dibandingkan dengan tradisi tasawuf.

Nomor inventaris
KBA-BKU-TT-0032
Jenis dokumen
Buku
Sumber terbitan
Hodder & Stoughton, London
Tanggal terbit
Tanpa tahun
Edisi dan halaman
Tahun, cetakan, jumlah halaman, dan ISBN eksemplar belum diperiksa. Rujukan pembanding: London: Hodder & Stoughton, 2000/2001, ISBN 978-0-340-73394-3; satu katalog mencatat 357 hlm. (belum diverifikasi pada halaman hak cipta eksemplar)
Penulis
Michal Levin
Klasifikasi LC
BL624 — Kehidupan spiritual
Subjek LCSH
Spiritual life Intuition Self-actualization (Psychology)
Kategori BISAC
OCC019000 BODY, MIND & SPIRIT / Inspiration & Personal Growth
Bahasa
Inggris
Keterangan
Spiritual Intelligence: Awakening the Power of Your Spirituality and Intuition karya Michal Levin adalah buku berbahasa Inggris tentang pengembangan diri spiritual yang terbit di Inggris pada awal 2000-an, masa ketika istilah kecerdasan spiritual mulai populer di kalangan pembaca umum, dunia manajemen, dan pendidikan. Sampul eksemplar ini didominasi warna biru kehijauan dengan sapuan tekstur seperti cat air yang memancar dari tengah. Nama penulis tercetak dalam huruf kapital berwarna kuning keemasan di bagian paling atas, diikuti judul Spiritual Intelligence dalam huruf miring putih yang anggun. Di tengah sampul terdapat lingkaran gelap berpendar cahaya putih yang memuat tiga batang lilin putih menyala, dengan lilin tengah lebih tinggi daripada kedua lilin di sampingnya. Anak judul Awakening the Power of Your Spirituality and Intuition tercetak dalam huruf miring putih di bagian bawah. Seluruh desain sampul menyampaikan suasana kontemplatif, meditasi, dan pencerahan batin, sesuai dengan arah buku yang ditujukan kepada pembaca yang mencari makna hidup. Michal Levin, menurut keterangan penerbitnya, pernah bekerja sebagai jurnalis untuk program Newsnight di BBC dan kemudian sebagai konsultan manajemen. Ia mengisahkan bahwa di tengah karier yang mapan ia mengalami kegelisahan batin yang tidak dapat dijelaskan, lalu meninggalkan pekerjaannya dan mulai bermeditasi. Dalam proses tersebut ia memandang dirinya sebagai penyembuh, intuitif, dan guru spiritual. Penerbit juga mencatat pengakuannya bahwa intuisinya membantu mengenali tumor otak yang hampir merenggut nyawanya, padahal keluhannya sempat diabaikan oleh dokter. Kisah pribadi semacam ini menjadi bagian penting dari daya tarik buku, karena penulis menempatkan dirinya sebagai saksi atas perubahan yang ia anjurkan kepada pembaca. Rincian biografis tersebut bersumber dari materi promosi penerbit dan sebaiknya diperlakukan sebagai narasi diri penulis, bukan data yang telah diverifikasi secara independen. Isi buku, sebagaimana digambarkan oleh penerbit, berangkat dari pengamatan bahwa banyak orang yang telah meraih uang, keberhasilan, pendidikan, atau bahkan ketenaran tetap merasakan kekosongan. Levin menawarkan panduan perjalanan spiritual pribadi yang mencakup penerimaan dimensi spiritual dalam diri, pengembangan intuisi, dan penerapan keduanya dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan spiritual dalam pengertian buku ini tidak terikat pada satu agama tertentu, melainkan dipahami sebagai kemampuan batin untuk merasakan keterhubungan, menangkap makna, dan mengambil keputusan berdasarkan kepekaan yang melampaui logika. Buku ini berbentuk panduan praktis yang memadukan cerita pengalaman, refleksi, dan latihan-latihan sederhana yang dapat dilakukan pembaca secara mandiri. Konteks intelektual buku ini penting untuk dipahami. Pada 1990-an, gagasan kecerdasan majemuk dari Howard Gardner dan popularitas kecerdasan emosional melalui buku Daniel Goleman membuka jalan bagi gagasan bahwa kecerdasan manusia tidak dapat diukur hanya dengan IQ. Sekitar tahun 2000, Danah Zohar dan Ian Marshall menerbitkan buku berjudul SQ yang memperkenalkan istilah kecerdasan spiritual kepada publik luas. Buku Levin terbit dalam gelombang yang sama, tetapi dengan pendekatan yang lebih dekat pada tradisi spiritualitas baru di Barat, termasuk meditasi, penyembuhan, dan pengembangan intuisi, ketimbang pada argumen ilmiah atau neurologis. Karena itu buku ini dapat ditempatkan dalam ranah literatur tubuh, pikiran, dan jiwa, sebuah genre yang tumbuh pesat di toko-toko buku Inggris dan Amerika pada akhir abad ke-20. Data pembanding dari situs penerbit Hodder & Stoughton mencatat edisi bersampul lunak dengan ISBN 978-0-340-73394-3 yang dipasarkan sejak Agustus 2001, sedangkan sejumlah katalog menyebut tahun 2000 untuk terbitan pertamanya di London. Sebuah katalog perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia mencatat buku dengan ISBN yang sama terbit 2001 dengan tebal sekitar 357 halaman. Data cetakan, tahun, jumlah halaman, dan ISBN eksemplar yang difoto masih perlu dicocokkan dengan halaman hak cipta, karena terdapat perbedaan antara berbagai sumber katalog dan buku ini mungkin beredar dalam lebih dari satu cetakan. Bagi pembaca Indonesia, buku ini memiliki relevansi khusus karena istilah kecerdasan spiritual mendapat sambutan luar biasa di tanah air pada awal 2000-an. Gagasan ESQ yang dipopulerkan melalui pelatihan dan buku Ary Ginanjar Agustian, misalnya, memadukan kecerdasan emosional dan spiritual dengan ajaran Islam, dan diikuti oleh ribuan pegawai negeri, karyawan perusahaan, dan mahasiswa. Buku-buku berbahasa Inggris seperti karya Levin menjadi bagian dari arus literatur global yang turut membentuk wacana tersebut. Dari sudut pandang antropologi agama, fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana spiritualitas lintas agama dari Barat diterjemahkan, diislamkan, dan dikemas ulang dalam konteks Indonesia, sehingga melahirkan apa yang oleh sebagian peneliti disebut sebagai Islam pasar atau spiritualitas korporat. Bagi kajian studi Islam, buku ini dapat dibandingkan dengan tradisi tasawuf yang sejak lama menekankan pengolahan batin, kepekaan hati, dan pengenalan diri, sehingga pembaca dapat menilai kesamaan dan perbedaan antara spiritualitas tanpa agama dan spiritualitas yang berakar pada wahyu. Sebagai catatan kritis, buku ini bukan kajian akademik dan tidak dimaksudkan untuk memenuhi standar pembuktian ilmiah. Klaim-klaim tentang intuisi, penyembuhan, dan kemampuan batin lebih banyak bersandar pada pengalaman pribadi penulis dan kisah-kisah anekdotal. Pembaca dari kalangan psikologi akan mencatat bahwa konsep kecerdasan spiritual sendiri masih diperdebatkan, terutama mengenai apakah ia dapat diukur dan dibedakan secara jelas dari religiositas, kecerdasan emosional, atau sifat kepribadian. Meskipun demikian, buku ini tetap berguna sebagai dokumen budaya yang memperlihatkan bagaimana pencarian makna dirumuskan oleh kelas menengah profesional di Barat pada pergantian milenium, dan bagaimana bahasa spiritualitas memasuki dunia kerja dan manajemen. Dalam pengajaran, buku ini dapat dimanfaatkan pada mata kuliah antropologi agama, sosiologi agama, atau kajian gerakan keagamaan baru, terutama untuk membahas privatisasi agama, munculnya spiritualitas tanpa institusi, dan komodifikasi praktik meditasi. Mahasiswa dapat membandingkannya dengan karya-karya akademik tentang spiritualitas baru dan dengan literatur populer Muslim di Indonesia pada periode yang sama. Kehadiran buku semacam ini dalam sebuah koleksi akademik juga memiliki nilai dokumenter tersendiri. Buku-buku pengembangan diri spiritual jarang disimpan dalam perpustakaan ilmiah, padahal genre ini sangat berpengaruh dalam membentuk cara masyarakat kelas menengah memahami agama, kesehatan, keberhasilan, dan kebahagiaan. Peneliti yang ingin menelusuri sejarah wacana kecerdasan spiritual di Indonesia memerlukan akses kepada sumber-sumber asing yang menjadi rujukan para pelatih, motivator, dan penulis lokal. Dengan demikian, eksemplar ini dapat dibaca bukan hanya sebagai panduan praktis, tetapi juga sebagai artefak dari suatu zaman ketika spiritualitas dikemas sebagai keterampilan yang dapat dipelajari, dilatih, dan diterapkan dalam karier maupun kehidupan keluarga. Pembaca kritis dapat menelaah bagaimana bahasa buku ini memadukan kosakata psikologi, manajemen, dan tradisi mistik dari berbagai agama. Dari sisi dokumentasi koleksi, eksemplar ini memiliki label perpustakaan berwarna biru dengan bingkai putih di tepi kiri sampul dekat punggung buku, dan label tersebut tampak sedikit robek di bagian tepinya. Sampul secara umum masih utuh, dengan sedikit lipatan di sisi punggung dan tanda pemakaian ringan di tepi. Keterangan ini merupakan pengantar kuratorial berdasarkan sampul dan informasi katalog, bukan ringkasan seluruh isi buku. Subjek penelusuran yang sesuai meliputi kecerdasan spiritual, intuisi, kehidupan spiritual, pengembangan diri, meditasi, spiritualitas baru, dan psikologi populer. Untuk keperluan kutipan, rujukan sebaiknya menyebut nama penulis, judul lengkap, penerbit, tahun, dan halaman yang dibaca langsung pada eksemplar.
Status hak cipta
Koleksi pribadi KBA13 Academy
Koleksi
Buku

Cara mengutip

Michal Levin, “Spiritual Intelligence: Awakening the Power of Your Spirituality and Intuition”, Hodder & Stoughton, London, Tahun, cetakan, jumlah halaman, dan ISBN eksemplar belum diperiksa. Rujukan pembanding: London: Hodder & Stoughton, 2000/2001, ISBN 978-0-340-73394-3; satu katalog mencatat 357 hlm. (belum diverifikasi pada halaman hak cipta eksemplar). Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-TT-0032.