Wealth of Nations
2012
Ringkasan
An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, terbit pertama kali pada 1776, adalah karya filsuf moral Skotlandia Adam Smith (1723–1790) dan umumnya dipandang sebagai buku pendiri ilmu ekonomi modern. Smith bertanya apa sesungguhnya kekayaan suatu bangsa dan bagaimana ia tumbuh. Jawabannya menolak pandangan merkantilis bahwa kekayaan terletak pada timbunan emas dan perak; kekayaan sejati adalah kemampuan produktif masyarakat, yaitu kerja manusia beserta hasilnya. Buku pertama dibuka dengan analisis terkenal tentang pembagian kerja melalui contoh pabrik peniti, yang menunjukkan bagaimana spesialisasi melipatgandakan produktivitas, lalu membahas uang, harga, upah, laba, dan sewa tanah. Bagian berikutnya menguraikan akumulasi modal, sejarah perkembangan ekonomi Eropa, kritik terhadap sistem merkantilis dan fisiokrat, serta peran negara dalam pertahanan, keadilan, pekerjaan umum, pendidikan, dan perpajakan. Dari sini lahir gagasan bahwa individu yang mengejar kepentingannya sendiri dalam pasar yang kompetitif, seolah dituntun oleh tangan tak terlihat (invisible hand), turut mendorong kesejahteraan umum. Smith sekaligus waspada terhadap monopoli, kolusi pedagang, dan dampak kerja monoton terhadap buruh, sehingga karyanya lebih bernuansa daripada sekadar pembelaan pasar bebas. Buku ini menjadi rujukan utama ekonomi klasik dan terus dibaca dalam perdebatan tentang pasar, negara, perdagangan, dan keadilan sosial. Sampul edisi koleksi (2012) menampilkan gravir berwarna Sungai Thames di London dengan kapal uap dan perahu dagang serta Katedral St Paul, menggambarkan denyut perdagangan yang menjadi pokok kajian buku ini.
Cara mengutip
Adam Smith, “Wealth of Nations”, 2012. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-2012-0002.