Antara Al-Farabi dan Khomeini: Filsafat Politik Islam
Mizan, Bandung · 2002
Ringkasan
Buku karya Yamani, ketika itu kandidat doktor filsafat Islam, dengan pengantar Jalaluddin Rakhmat, diterbitkan Mizan dalam Seri Filsafat Islam (2002). Buku ini membandingkan dua tonggak filsafat politik Islam yang terpisah lebih dari seribu tahun: Abu Nasr al-Farabi (w. 950), "guru kedua" sesudah Aristoteles, dengan gagasan negara utama (al-madinah al-fadilah) yang dipimpin filsuf-nabi, dan Ayatullah Ruhullah Khomeini (1902–1989) dengan teori wilayat al-faqih, yaitu kepemimpinan ahli fikih yang menjadi dasar Republik Islam Iran. Yamani menelusuri benang merah antara kedua pemikiran itu: konsep pemimpin ideal yang memadukan kesempurnaan intelektual dan moral, tujuan negara mengantar warga menuju kebahagiaan, serta hubungan antara wahyu, akal, dan kekuasaan. Buku ini menjadi rujukan penting bagi kajian filsafat politik Islam, pemikiran politik Syiah, dan perdebatan tentang negara dalam Islam di Indonesia.
Cara mengutip
Yamani, Jalaluddin Rakhmat (pengantar), “Antara Al-Farabi dan Khomeini: Filsafat Politik Islam”, Mizan, Bandung, 2002. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-2002-0004.