Tempo, 9 Mei 2010, Politik: Amuk Tanjung Priok
Tempo, Jakarta · Majalah Tempo, 9 Mei 2010, rubrik Politik, hlm. 42–44 · 2010-05-09
Ringkasan
Liputan rubrik Politik Tempo tentang bentrokan berdarah di kawasan makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, 14 April 2010, antara warga dan Satuan Polisi Pamong Praja. Artikel "Beradu Dokumen Warisan Kompeni" (Cheta Nilawaty) memaparkan investigasi Palang Merah Indonesia dan Komnas HAM, Instruksi Gubernur DKI Nomor 132 Tahun 2009, serta sengketa kepemilikan lahan antara ahli waris Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad dan PT Pelabuhan Indonesia II yang sama-sama bersandar pada dokumen era Hindia Belanda (hak eigendom dan verklaring 1934). Artikel "Makam Keramat Banyak Versi" (Dwijo U. Maksum, Tito Sianipar) menelusuri simpang-siur sejarah Mbah Priok menurut sejarawan J.J. Rizal, pemerhati Betawi Alwi Shahab, dan pengelola makam: perbedaan tahun lahir dan wafat, silsilah keluarga al-Haddad di Palembang, pemindahan makam ke Semper, serta mitos periuk dan Aki Tirem. Liputan ini merekam pertemuan isu tanah, tata kota, kewenangan negara, dan kesalehan populer di Jakarta.
Cara mengutip
Cheta Nilawaty, Dwijo U. Maksum, Tito Sianipar, “Tempo, 9 Mei 2010, Politik: Amuk Tanjung Priok”, Tempo, Jakarta, Majalah Tempo, 9 Mei 2010, rubrik Politik, hlm. 42–44, 2010-05-09. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-MJL-2010-0003.