Punishment in Islamic Law: An Enquiry into the Hudud Bill of Kelantan
Ilmiah Publishers, Kuala Lumpur · 1995
Ringkasan
Kajian kritis Prof. Mohammad Hashim Kamali, pakar hukum Islam asal Afghanistan yang lama mengajar di International Islamic University Malaysia, atas Rancangan Undang-Undang Hudud Kelantan, yakni Syariah Criminal Code (II) Enactment 1993 yang disahkan Dewan Undangan Negeri Kelantan di bawah pemerintahan PAS. Kamali menelaah dasar-dasar hukuman dalam Islam (hudud, qisas, dan ta'zir), syarat pembuktian, peran taubat dan keraguan (syubhat) dalam menggugurkan hukuman, serta tujuan syariat (maqasid). Ia lalu menimbang pasal-pasal enakmen itu, antara lain tentang zina, qazaf, minum khamar, pencurian, hirabah, dan riddah, beserta ketentuan kesaksian perempuan dan non-Muslim, dan menunjukkan sejumlah ketidaksesuaian dengan fikih klasik maupun dengan kerangka federal Konstitusi Malaysia. Buku ini menjadi rujukan penting dalam perdebatan penerapan hukum pidana Islam di Malaysia dan Asia Tenggara, termasuk bagi kajian perbandingan dengan Qanun Jinayat Aceh.
Cara mengutip
Mohammad Hashim Kamali, “Punishment in Islamic Law: An Enquiry into the Hudud Bill of Kelantan”, Ilmiah Publishers, Kuala Lumpur, 1995. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-1995-0001.
