Bank Ancam Tinggalkan London: Reaksi jika Inggris Keluar dari Uni Eropa
Kompas · 2014-08-20
Ringkasan
Laporan internasional harian Kompas (dari Reuters, AP, dan AFP) tentang ancaman bank-bank asal Amerika Serikat seperti Citigroup, Morgan Stanley, dan Bank of America untuk memindahkan kantor cabang dari London ke Irlandia sebagai antisipasi kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa, sebagaimana diberitakan The Financial Times. Berita ini menjelaskan perseteruan pemerintahan Perdana Menteri David Cameron dengan Brussels, rencana referendum keanggotaan UE pada 2017 jika Cameron terpilih kembali pada 2015, dan kekhawatiran London sebagai pusat keuangan dunia yang menyumbang sekitar 10 persen kegiatan ekonomi Inggris. Bagian kedua menguraikan skandal manipulasi London Interbank Offered Rate (Libor): mantan pegawai Rabobank Paul Robson dan Takayuki Yagami dinyatakan bersalah di Amerika Serikat, denda 325 juta dollar AS bagi Rabobank, serta gugatan FDIC terhadap Rabobank, HSBC, Citigroup, Deutsche Bank, dan bank internasional lain. Kliping ini merekam benih awal wacana Brexit dua tahun sebelum referendum 2016.
Cara mengutip
MON (Kompas), “Bank Ancam Tinggalkan London: Reaksi jika Inggris Keluar dari Uni Eropa”, Kompas, 2014-08-20. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-KLP-2014-0019.
