De Atjehers 3: Dari Serambi Mekkah ke Serambi Kopi. Jilid 3: Kopi, Garis Batas & Kebudayaan
Padebooks · 2021
Ringkasan
Jilid ketiga seri antologi De Atjehers, disunting antropolog Muhajir Al-Fairusy, yang menghimpun kisah dan refleksi lebih dari tiga puluh penulis Aceh, mulai dari dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana, jurnalis, hingga aktivis, tentang pengalaman mereka merantau, belajar, dan bekerja di berbagai negara dan daerah. Bertema "Kopi, Garis Batas & Kebudayaan", jilid ini memakai kopi dan warung kopi, ruang sosial paling khas Aceh, sebagai pintu masuk untuk membicarakan perjumpaan budaya, identitas, batas negara dan batas budaya, rindu kampung halaman, serta cara orang Aceh memaknai keacehan dan keislamannya ketika berada di luar "Serambi Mekkah". Judul seri, Dari Serambi Mekkah ke Serambi Kopi, menangkap pergeseran citra Aceh dari wilayah religius dan konflik menuju masyarakat kosmopolitan yang terbuka. Antologi ini menjadi dokumen penting tentang diaspora intelektual Aceh pascatsunami dan pascadamai.
Cara mengutip
Yusni Zahara, Saiful Akmal, A. Rahmat Adi, Rahmalia Usman, Jarjani Usman, M. Ikhwan (Gus Ikhwan), Khalil Qardhawy, Dian Hasni, Dedy Rahmat, Yulia Erni, Nita Juniarti, Lailatussaadah, Mumtazul Fikri, Rini Wulandari, Dini Safitri, Fatimah Zuhra, Rizki Ananda, Yocerizal, Zulmansyah, Marzuki Abubakar, Firas Mahdani, Teuku Muhammad Isra, Izarul Rafiq Miftah, Herizal Ramadhan, Dian Saputra, M. Hidayat Pulo Banyak, Jovial Pally Taran, M. Reza Adliani, Khairul Syahmega, Murida Yunailis, Tuti Alawiyah, Sri Tila Wahyuni, M. Indra Safryadi, Muhajir Al-Fairusy (editor), “De Atjehers 3: Dari Serambi Mekkah ke Serambi Kopi. Jilid 3: Kopi, Garis Batas & Kebudayaan”, Padebooks, 2021. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-BKU-2021-0003.



