Kliping

Garis Kemiskinan Perlu Dinaikkan

Kompas · Kompas, Jumat, 17 Oktober 2014; rubrik Opini · 2014-10-17

Ringkasan

Artikel opini Carunia Mulya Firdausy di harian Kompas yang mendukung usul menaikkan garis kemiskinan (GK) nasional. Penulis menjelaskan bahwa GK absolut yang dipakai sejak 1970-an bersifat top-down dan terlalu rendah, sehingga banyak penduduk tidak tercatat miskin. Ia membahas usul Bank Pembangunan Asia menaikkan GK dari Rp 302.735 menjadi Rp 516.420 per kapita per bulan, serta hasil penelitian LIPI 2012 dan 2013 dengan pendekatan bottom-up (subjektif) di Bantul, Palembang, dan Gowa yang mengusulkan Rp 500.000 per orang dan Rp 1.500.000 per rumah tangga per bulan. Menurut penulis, pilihan metode dan besaran kenaikan bergantung pada visi-misi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam membebaskan masyarakat dari kemiskinan.

Nomor inventaris
KBA-KLP-2014-0021
Jenis dokumen
Kliping
Sumber terbitan
Kompas
Tanggal terbit
2014-10-17
Edisi dan halaman
Kompas, Jumat, 17 Oktober 2014; rubrik Opini
Penulis
Carunia Mulya Firdausy
Klasifikasi LC
HC — Sejarah dan kondisi ekonomi
Subjek LCSH
Poverty -- Indonesia
Kategori BISAC
SOC045000 SOCIAL SCIENCE / Poverty & Homelessness
Bahasa
Indonesia
Keterangan
Kliping artikel opini harian Kompas, Jumat, 17 Oktober 2014. Penulis: Carunia Mulya Firdausy, Profesor Riset LIPI. Kliping ditempel pada kertas; versi gambar yang diperjelas (kontras dan ketajaman) disertakan untuk keterbacaan, berdampingan dengan foto aslinya.
Status hak cipta
Koleksi pribadi KBA13 Academy
Koleksi
Kliping

Cara mengutip

Carunia Mulya Firdausy, “Garis Kemiskinan Perlu Dinaikkan”, Kompas, Kompas, Jumat, 17 Oktober 2014; rubrik Opini, 2014-10-17. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-KLP-2014-0021.