Foreign Affairs — The Power of Populism (November/December 2016)
Council on Foreign Relations, New York · Vol. 95, No. 6, November/Desember 2016; sampul · 2016-11
Ringkasan
Edisi Foreign Affairs November/Desember 2016 terbit di puncak pemilihan presiden Amerika Serikat dan menempatkan kebangkitan populisme sebagai tema utama. Paket "The Power of Populism" memuat wawancara dengan Marine Le Pen, esai Fareed Zakaria tentang gelombang populisme global, Michael Kazin tentang Trump dalam tradisi populisme Amerika, Cas Mudde tentang lonjakan populis di Eropa, Shannon K. O'Neil tentang pengalaman Amerika Latin, Sheri Berman yang membedakan populisme dari fasisme, serta Pankaj Mishra tentang globalisasi kemarahan. Edisi ini juga memuat "pemikiran terakhir" dua pejabat pemerintahan Obama, yakni wawancara dengan Menteri Luar Negeri John Kerry dan esai Menteri Pertahanan Ashton Carter tentang penyeimbangan kembali di Asia-Pasifik, ditambah tulisan Anne-Marie Slaughter tentang dunia berjejaring dan Swati Dhingra tentang Brexit. Bahan ini penting untuk membaca suasana intelektual sesaat sebelum terpilihnya Donald Trump.
Cara mengutip
“Foreign Affairs — The Power of Populism (November/December 2016)”, Council on Foreign Relations, New York, Vol. 95, No. 6, November/Desember 2016; sampul, 2016-11. Arsip dan Pustaka KBA13 Academy, KBA-MJL-2016-0001.



